Search

User Login

Galeri RSABHK

Visitors

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday412
mod_vvisit_counterAll1546480

Your IP: 54.242.8.162

Artikel

  • Hubungan Penyakit Gigi Dengan Jantung
    Hubungan Penyakit Gigi Dengan Jantung

    Oleh: Drg. Susi Muhardini Sp.KG

    Jangan abaikan kesehatan gigi dan mulut, karena salah-salah penyakit lainpun bisa  menyerang tubuh kita. Mikroorganisma yang berasal dari gigi dan mulut bisa menyebabkan infeksi atau penyakit dibagian tubuh yang lain. Infeksi di akar gigi maupun dijaringan penyangga gigi melibatkan lebih dari 350 bakteri dan mikroorganisma. Karena letak infeksinya sangat dekat dengan pembuluh darah, produk bakteri berupa toksin dapat menyebar ke seluruh tubuh.

    Baca selanjutnya...
Twitter Image
Facebook Image
Senin, 14 April 2014 03:53

Ketuban Pecah Dini

Oleh : Dr. Novan Sp.OG

Apakah yang dimaksud dengan ketuban pecah dini?

Ketuban Pecah Dini (KPD) adalah pecahnya selaput ketuban sebelum usia kehamilan mencapai 37 minggu atau sebelum proses persalinan terjadi.

Apakah KPD sering terjadi pada ibu hamil?

KPD terjadi pada 10% dari seluruh kehamilan. Pada 60%-80% kasus, KPD terjadi pada akhir masa kehamilan. KPD sangat jarang terjadi pada periode awal kehamilan.

Diterbitkan di Artikel Kebidanan
Selasa, 25 Februari 2014 00:44

Terapi Musik untuk ADHD

Disusun oleh Tim Terapis Musik RSAB Harapan Kita:

Cindy Virginia Djohan, S.Sn

Grace Sheevreen, S.Sn

Steffi Felicia Tanawi, S.Sn
 

Bagaimana terapi musik dapat mempengaruhi kemampuan berkomunikasi dari anak dengan ADHD?

Anak dengan ADHD dapat dilatih kemampuan berkomunikasinya dengan mendiskusikan lirik lagu ataupun sebuah karya musikal, atau menciptakan sebuah lagu. Dengan kegiatan ini, anak akan terstimulasi untuk membangun komunikasi dengan terapis ataupun teman di dalam grup

Diterbitkan di Artikel Kesehatan Lainnya
Selasa, 11 Februari 2014 04:32

Inkontinensia Urin

Oleh : Dr Astrid Yunita SpOG

Banyak wanita salah menganggap bahwa kebocoran urin atau inkontinensia urin adalah normal. Inkontinensia urin adalah masalah yang cukup sering terjadi, dan meningkat dengan pertambahan usia. Pasien tidak perlu merasa malu atau khawatir tentang berbicara dengan dokter mereka tentang kondisi ini. Sebuah studi 2800 wanita menopause yang didanai oleh National Institute on Aging di Amerika Serikat menemukan bahwa 56% wanita mengalami inkontinensia urin. Sebagian besar pasien dapat diobati baik menggunakan teknik konservatif atau tindakan bedah. Namun, penting untuk memiliki evaluasi yang baik dan lengkap sebelum perawatan.

Diterbitkan di Artikel Kebidanan
<< Mulai < Sebelumnya 1 3 4 5 6 > Akhir >>
Halaman 1 dari 6