Terdepan dalam Pelayanan Kesehatan
Perempuan, Perinatal dan Anak

RSAB Harapan Kita

Yayasan Kanker Anak Indonesia

Jakarta (24/09), RSAB Harapan Kita pada Hari Minggu, 24 September 2017 pukul 10.00 – 13.00, bekerja sama dengan Yayasan Kanker Anak Indonesia (YKAI) yang dulunya bernama Yayasan Sentuhan Kasih Anak Indonesia (YSKAI) mengadakan kegiatan berbagi kepada pasien rawat inap yang mengidap penyakit kanker. Kegiatan ini berlangsung kurang lebih 3 jam di Ruang Anggrek lantai 1.

Acara ini diisi dengan pembagian bingkisan dan santunan bagi pasien rawat inap yang dikumpulkan di satu ruangan, namun bagi pasien yang kondisinya belum memungkinkan dikunjungi ke  masing – masing kamar perawatan. Mereka terlihat sangat antusias mengikuti kegiatan ini, apalagi ketika perwakilan dari YKAI mendongengkan cerita anak.

Alangkah cerianya hidup ini jika masing-masing dari kita mau berbagi dengan sesama. Bagilah kebahagiaan kita kepada sesama walapun itu hanya sedikit. Janganlah kita lihat nilai dari apa yang kita berikan, tapi lihatlah ketulusan dan keikhlasan kita dalam memberi. Orang sakit mengira bahwa kebahagiaan ada pada kesehatan. Orang miskin mengira bahwa kebahagiaan ada pada kekayaan, padahal kebahagiaan yang hakiki ternyata ada pada hati yang senantiasa bersyukur.

Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, Kita semua dapat memaknai arti dari berbagi dengan sesama. Salam sehat

ENDOSKOPI KAPSUL DI RSAB HARAPAN KITA

Jakarta – Selasa (19/9/2017), dr. Eva Jeumpa Soelaeman, SpA(K), melakukan Endoskopi Kapsul terhadap pasien bernama F (16 tahun) di RSAB Harapan Kita. Kapsul Endoskopi adalah alat diagnostik yang terdiri atas kamera nirkabel yang berada di dalam kapsul. Ini adalah alat yang tidak menimbulkan rasa sakit dan non-invasif yang memberikan gambar usus kecil. Kapsul ditelan dan kapsul ini akan mengalir sepanjang esophagus (kerongkongan), perut hingga ke usus kecil. Kapsul ini mengambil puluhan ribu gambar yang dapat direkam pada harddisk yang dipakai sebagai ikat pinggang oleh pasien. Kapsul dikeluarkan melalui pembuangan tinja. Gambar kemudian diperiksa oleh dokter untuk menentukan gangguan atau kelainan pada usus kecil.

Continue Reading

PARTISIPASI RSAB HARAPAN KITA DALAM MEMPERINGATI PEKAN ASI SEDUNIA (PAS)

Jakarta, 01/08/2017, Dalam rangka memperingati Pekan Asi Sedunia (PAS), yang diperingati setiap tahun pada minggu pertama di Bulan Agustus. RSAB Harapan Kita bekerja sama dengan TATC ( Tambah Asi Tambah Cinta ) mengadakan kegiatan seperti Talkshow dan konseling. Adapun kegiatan tersebut, bertujuan untuk Membangun kepedulian/kesadaran semua pihak untuk mendukung keberlangsungan pemberian ASI. Seperti kita ketahui, ASI mengandung semua nutrisi penting yang diperlukan bayi untuk tumbuh kembangnya, disamping itu juga mengandung antibodi yang akan membantu bayi membangun sistem kekebalan tubuh dalam masa pertumbuhannya. Menyusui juga dapat menciptakan ikatan psikologis dan kasih sayang yang kuat antara ibu dan bayi.

Mengingat pentingnya pemberian ASI bagi tumbuh kembang yang optimal baik fisik maupun mental dan kecerdasannya, maka perlu perhatian agar dapat terlaksana dengan benar. Faktor keberhasilan dalam menyusui adalah dengan menyusui secara dini dengan posisi yang benar, teratur, dan eksklusif. Oleh karena itu, salah satu yang perlu mendapat perhatian adalah bagaimana ibu yang bekerja dapat tetap memberikan ASI kepada bayinya secara eksklusif sampai 6 (enam) bulan dan dapat dilanjutkan sampai anak berumur 2(dua) tahun. Saat ini, sudah banyak orang tua yang berhasil memberikan bayi mereka ASI Ekslusif, meskipun kedua orang tuanya bekerja. Bahkan banyak pula yang mampu meneruskan menyusui hingga anaknya berusia dua tahun atau lebih. Semua itu bisa dilakukan jika ibu mendapatkan informasi yang benar mengenai pemberian ASI maupun penggantinya (susu formula, dan berbagai jenis cairan lain) sejak masa kehamilannya.

RSAB Harapan Kita ikut berpartisipasi dalam memperingati Pekan Asi Sedunia (PAS). Petugas medis yang terdiri dari perawat, bidan dan ahli gizi ikut memberikan kontribusinya dalam kegiatan tersebut. Kegiatan konseling ini berhasil menarik perhatian pasien, karena diberikan kesempatan untuk berkonsultasi secara Cuma – Cuma dengan petugas medis yang berkompeten di bidangnya. Selain memberikan konseling kepada pasien rawat jalan, kegiatan ini juga memberikan kesempatan kepada pasien ibu rawat inap untuk dapat berkonsultasi tentang ASI dengan petugas medis yang mengunjungi pasien di ruangan – ruangan rawat inap. Kegiatan yang dilakukan selama 4 hari ( 01 s/d 04 Agustus 2017 ) dimulai dari jam 09.00 – 12.00 WIB berlangsung dengan lancar.

Bunda – bunda hebat, sekali lagi, jangan lewatkan kesempatan emas ini ya, kesempatan yang tidak akan terulang untuk kedua kalinya dalam memberikan ASI bagi bayi – bayi mungil kita, karena banyak sekali manfaat yang akan diperoleh ibu dan bayi kita. Sampai ketemu di konseling berikutnya.. dan selalu semangat dalam memberikan ASI.

TALKSHOW WORLD BREASFEEDING WEEK (PEKAN ASI SEDUNIA) 2017 DI RSAB HARAPAN KITA

Jakarta, 06/08/2017, Masih dalam rangka memperingati Pekan ASI Sedunia, RSAB Harapan Kita bekerja sama dengan TATC ( Tambah ASI Tambah Cinta ) & Komunitas MotherHope Indonesia mengadakan Talkshow yang dilakukan di Ruang Auditorium Gedung Administrasi Lantai 1 RSAB Harapan KIta. Talkshow yang dihadiri oleh 58 peserta itu dibagi menjadi 2 sesi. Untuk sesi pertama, topik yang diangkat adalah Kenali dan Atasi Pospartum Depression yang disampaikan oleh dr. Pec. Indman, EdD, MFT (Psikolog, trainer/educator, psikoterapis, co-author “Beyond the Blues” volunteer postpartum support international). dr. Endang Lestari,SpA (K) selaku Ketua KPASI RSAB Harapan Kita dan dr. Lydia Pratanu, MS menjadi salah satu narasumber untuk sesi yang kedua dengan topik Dukungan Menyusui : Pospartum Depression dan Kelainan Bawaan.

Drs. Sudarto, MM selaku Direktur Keungan RSAB Harapan Kita, ikut hadir pada acara tersebut untuk memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan Talkshow yang diadakan saat itu. Kegiatan ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya dukungan menyusui bagi ibu khususnya yang mengalami PPD (post partum depression) dan atau memiliki anak dengan kelainan bawaan lahir. Faktor yang mempengaruhi dan menyebabkan rendahnya pemberian ASI Eksklusif di Indonesia dikarenakan belum semua rumah sakit menerapkan 10 (sepuluh) langkah menuju keberhasilan menyusui dan belum semua bayi memperoleh inisiasi menyusui dini serta faktor lain seperti jumlah konselor yang masih sedikit. RSAB Harapan Kita sebagai rumah sakit rujukan nasional pelayanan kesehatan Ibu dan Anak dan rumah sakit sayang bayi yang melaksanakan sepuluh langkah menuju keberhasilan menyusui terus berupaya untuk memberikan perlindungan, promosi dan dukungan menyusui bagi para Ibu dan bayi.

Diharapkan dengan adanya kegiatan talkshow ini, dapat meningkatkan pengetahuan tentang pentingnya pemberian ASI eksklusif pada bayi serta dapat meningkatkan pengetahuan tentang cara mengenali dan mengatasi postpartum depression.

Kepada ibu – ibu di seluruh indonesia, Jangan mempertaruhkan masa depan bayi-bayi Indonesia dengan tidak memberikan ASI, yang sudah terbukti merupakan makanan yang paling bagus, paling lengkap dan paling higienis untuk dikonsumsi oleh bayi. Air Susu Ibu Adalah hadiah yang sangat berharga yang dapat diberikan pada bayi. Ayo, semangat buat Ibu – ibu hebat untuk memberikan ASI.