Terdepan dalam Pelayanan Kesehatan
Perempuan, Perinatal dan Anak

tolak gratifikasi

RSAB Harapan Kita Membuka Unit Dialisis untuk Anak & Bunda

Jakarta – Rumah Sakit Anak Bunda Harapan Kita (RSABHK), yang dikenal dengan keunggulan Terdepan Dalam Pelayanan Kesehatan Perempuan, Perinatal dan Anak, kini dilengkapi pelayanan Unit Dialisis sesuai standar akreditasi rumah sakit. Syukuran layanan ini menandai telah dibuka Unit Dialisis untuk anak dan bunda pada tanggal 01 Oktober 2018. Unit Dialisis merupakan salah satu unit yang berada di bawah Instalasi Rawat Jalan RSAB Harapan Kita.

Hadir dalam acara ini, Direktur Utama RSAB Harapan Kita, Dr. dr. Didi Danukusumo, SpOG(K), Direktur Umum dan Operasional, dr. Susy Himawati, MARS, Direktur Keuangan, Drs. Sudarto, MM, Kepala Instalasi Rawat Jalan, dr. Endah Citraresmi, SpA(K), MARS, serta para pejabat struktural dan fungsional di lantai 2 Unit Dialisis gedung utama di RSABHK Jalan Letjen S Parman Kav. 87, Slipi, Jakarta Barat, Senin (1/10/2018).

Menurut dr. Ina Zarlina, SpA(K), Dokter Spesialis Anak Konsultan Nefrologi, Unit Dialisis yang disediakan RSAB Harapan Kita adalah layanan Dialisis sesuai dengan standar akreditasi rumah sakit dan baru dapat disediakan bagi pasien Umum.

“Terdapat 4 Tempat Tidur, 11 Kursi untuk Hemodialisis dan hanya khusus anak-anak (usia sampai 18 tahun) dan perempuan atau bunda,” ujar Ina.

Hemodialisis (HD) atau yang lebih sering disebut dengan cuci darah, merupakan cara penanganan yang paling banyak dilakukan oleh pasien gagal ginjal di Indonesia. Padahal ternyata Continous Ambulatory Peritoneal Dialysis (CAPD) lebih disarankan dibanding cuci darah. Akan tetapi, Hemodialisis ataupun CAPD bukanlah terapi terakhir, namun cangkok ginjallah sebagai solusi terakhir. Untuk tindakan CAPD dapat dilakukan di klinik sub spesialis ginjal anak (nefrologi anak).

Layanan Unit Dialisis di RSAB Harapan Kita diperkirakan bisa mencapai 24 kali treatment dalam satu bulan untuk Bunda, dan bisa mencapai lebih untuk kategori anak-anak. Layanan ini setiap hari Senin sampai dengan Sabtu. Kisaran harga yang diberikan layanan Unit Dialisis untuk Hemodialisis anak sekitar 1,7 juta dan Rp1,1 juta untuk perempuan atau bunda. Sedangkan untuk perawatan CAPD baru berkisar Rp1,5 juta dan ganti transfer set seharga Rp1,1 juta.

RSAB Harapan Kita sebagai rumah sakit rujukan selama ini menyelenggarakan dan memfasilitasi penanganan gagal ginjal pada anak. Sejak tahun 2008 s.d. 2014 terdapat 18 kasus gagal ginjal kronik dan 11 kasus gagal ginjal akut. Kasus Penyakit Ginjal Kronik (PGK) yang dirawat dari tahun 2014-2015 adalah 84 kasus sedangkan pasien PGK yang membutuhkan dialisis pada tahun 2014 adalah 14 kasus dan pada tahun 2015 adalah 35 kasus baik kasus baru ataupun kasus lama.

Direktur Utama menyampaikan mengenai pembiayaan hemodialisis ataupun CAPD sedang dalam proses kerja sama dengan BPJS.
“Kedepannya, peserta BPJS dapat dilayani di Unit Dialisis RSAB Harapan Kita. Adapun untuk proses kerja samanya sedang dalam pembahasan dengan pihak BPJS Kesehatan”, kata Didi saat memberikan sambutan.

dialisis 1   dialisis 4
 dialisis 2  dialisis 5
 dialisis 6  dialisis 3